Sumber apa saja yang tidak diperbolehkan atau tidak dianjurkan dalam makalah penelitian?

Beberapa sumber tidak sepenuhnya "dilarang" di mana-mana, tetapi banyak instruktur yang melarang penggunaan hal-hal seperti Wikipedia, blog pribadi, postingan media sosial yang tidak terverifikasi, serta materi yang usang atau tidak ditinjau oleh sejawat sebagai bukti utama dalam makalah penelitian. Aturan pastinya bergantung pada mata kuliah dan universitas Anda, tetapi penulisan akademis umumnya lebih mengutamakan sumber yang ditinjau oleh sejawat (peer-reviewed), buku-buku terkemuka, dan publikasi resmi daripada konten informal atau anonim.

Di sebagian besar makalah penelitian, masalahnya bukanlah bahwa suatu sumber ada secara daring, melainkan bahwa sumber tersebut tidak andal, bias, atau terlalu umum untuk mendukung argumen yang serius. Berikut adalah jenis-jenis sumber yang sering kali tidak diizinkan atau sangat tidak disarankan sebagai referensi utama:

  • Wikipedia – Bermanfaat untuk latar belakang dan orientasi cepat, tetapi siapa pun dapat menyuntingnya, dan ini tidak dianggap sebagai sumber akademis yang dapat dikutip. Gunakan hanya untuk memulai, lalu beralihlah ke sumber utama dan artikel yang ditinjau oleh sejawat.

  • Blog pribadi dan situs opini – Postingan di situs web pribadi, halaman penggemar, dan artikel opini informal biasanya tidak cocok sebagai bukti kecuali Anda menganalisisnya sebagai data (misalnya, dalam studi media). Sumber ini jarang ditinjau atau diperiksa faktanya.

  • Postingan media sosial yang tidak terverifikasi – Tweet, TikTok, takarir Instagram, atau postingan Facebook umumnya tidak dapat diterima sebagai sumber akademis karena sangat bias, mudah dipalsukan, dan sering kali kurang konteks. Seperti halnya blog, ini bisa menjadi data tetapi bukan "bukti" inti untuk sebagian besar topik.

  • Panduan belajar umum dan penyedia esai instan – Situs web yang menyediakan esai pra-tulis, catatan revisi, atau "bantuan" tugas bukanlah sumber akademis. Situs-situs tersebut sering kali menyederhanakan konsep secara berlebihan dan mungkin mengandung kesalahan.

  • Situs web komersial dan iklan – Halaman perusahaan, materi promosi, dan konten pemasaran berfokus pada penjualan sesuatu, bukan pada penyajian informasi yang seimbang dan berbasis bukti. Sumber ini dapat menunjukkan apa yang diklaim oleh suatu merek, tetapi tidak boleh menggantikan sumber ilmiah.

  • Sumber yang usang dalam bidang yang bergerak cepat – Di bidang-bidang seperti teknologi, kedokteran, atau kebijakan terkini, sumber yang sangat tua mungkin tidak lagi akurat. Anda biasanya memerlukan sumber utama yang baru dan ulasan mutakhir, dengan materi yang lebih lama digunakan terutama untuk konteks historis.

Meskipun suatu jenis sumber tidak disarankan, terkadang sumber tersebut masih dapat digunakan secara terbatas. Misalnya, Anda mungkin mengutip artikel berita untuk menunjukkan reaksi publik terhadap suatu peristiwa, atau menggunakan postingan media sosial sebagai bagian dari data Anda dalam studi kualitatif. Kuncinya adalah mendasarkan argumen utama Anda pada materi ilmiah yang kredibel seperti artikel jurnal yang ditinjau oleh sejawat, buku akademik, dan laporan resmi.

Jadi, sumber yang tidak diizinkan atau tidak disarankan dalam makalah penelitian cenderung merupakan sumber yang anonim, berbasis opini, usang, atau tidak ditinjau secara formal, terutama jika Anda mencoba menggunakannya sebagai bukti utama Anda alih-alih sebagai konteks atau data.

Mulai Menulis Dengan Jenni Hari Ini!

Daftar akun Jenni AI gratis sekarang. Buka potensi penelitian Anda dan rasakan sendiri perbedaannya. Perjalanan Anda menuju keunggulan akademis dimulai di sini.